Moskow (KABARIN) - Perdana Menteri Polandia Donald Tusk pada Kamis menyampaikan bahwa Polandia mendorong reformasi Uni Eropa agar lebih banyak negara bisa menjadi anggota blok tersebut.
"Polandia selalu menjadi duta besar untuk perluasan Uni Eropa secara bijaksana, jika perlu, hati-hati, dan sangat pragmatis, serta, jika perlu, untuk mereformasi Uni Eropa sehingga lebih banyak negara dan orang dapat menikmati kebebasan dan keamanan," ujar Tusk setelah bertemu dengan Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan.
Tusk menambahkan bahwa sikap Polandia terhadap perluasan Uni Eropa sejalan dengan kebijakan Armenia. Ia menegaskan kepada Pashinyan bahwa "kebijakan Armenia mendukung skenario ini."
Hubungan Armenia dan Uni Eropa diatur lewat Perjanjian Kemitraan Komprehensif dan yang Diperkuat (CEPA) yang berlaku sejak 2021. Perjanjian ini mencakup kerja sama di bidang demokrasi, ekonomi, dan lingkungan, sekaligus menyelaraskan aturan Armenia dengan standar Uni Eropa tanpa harus keluar dari Uni Ekonomi Eurasia.
Armenia pun sudah menyatakan keinginannya untuk memperdalam kerja sama dengan Uni Eropa, tapi menegaskan belum mempertimbangkan untuk resmi bergabung sebagai anggota.
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026